Griya-nipun Ferry Hendrayana

tempat berlindung dari panasnya hidup ini

Kenaikan Harga BBM

Setelah proses sidang yang lama kira-kira mulainya jam 13.00 sampai 21.00, akhirnya memutuskan akan mengumumkan kenaikan harga BBM tanggal 23 Mei, rakyat Indonesia menangis mendegar kabar itu, tapi mau gimana lagi harga minyak dunia semakin melonjak tinggi.

Pernah melihat salah satu tayangan di stasiun televisi swasta yang pada waktu membahas tentang subsidi BBM, ada hal yang menarik yakni ketika salah satu wartawan tersebut menghampiri pemilik mobil mewah yang mengisi bahan bakarnya dengan bbm subsidi, kurang lebih wawancaranya seperti dibawah ini

Mengisi bahan bakar pak.??
iya betul…
Mobil yang Bapak bawa adalah mobil mewah, tapi ko mengisi dengan bahan bakar premium bersubsidi ?
emang kenapa.?
apa Bapak tidak malu ?
buat apa malu….

Kalau enggak salah ingat, bukankah mobil mewah harus mengisi bahan bakar dengan pertamax (he he he) agak lupa soale belum punya mobil mewah see…

Mungkin yang perlu diperhatikan disini adalah subsidi bbm yang diberikan pemerintah sering salah tujuan, sehingga banyak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak berhak. Dan sekarang kita bisa lihat akhirnya harga BBM pun naek.?? Bagaimana nasib wong cilik..?? mau demo..?? berpikir dulu, saran yang bisa diberikan ke pemerintah agar bbm tidak jadi naek..?? kalau belum ada saran buat apa demo?

4 responses to “Kenaikan Harga BBM

  1. Al-Faqir Cahyo Mei 15, 2008 pukul 10:45 am

    Saran? U baca blognya bug nizami dech! http://www.infoindonesia.wordpress.com , ada penipuan massal di balik kenaikan bbm, pemerintah kita itu buodohnya minta ampun!!!

  2. Aru fian Mei 20, 2008 pukul 9:36 pm

    Wealah…
    Indonesia kok semakin ancur ngene….
    Wahh….aku gak sido mulih nek ngunu…….

    Btw tanya… yg punya mobil mewah tuh wajah nya di terawangkan (ditutup2i) gak pas diwawancara ?. Kalo g, bener2 bodoh tuh..org…bakal malu dilecehin org2 yg kenal ama tuh orang.😀

  3. wonky Mei 22, 2008 pukul 9:22 am

    mobil mewah = mobil pribadi/non angkot/ non pick up/

    yakin loe semua gada yang pake bensin non subsidi? jadi menurut gw telvisi swasta itu aja yang sialan.. kasih berita cari sensasi tapi membuat sentimen negatif dari yang tidak punya terhadap yang punya..namanya juga disubsidi berarti berlaku buat SEMUA warga Indonesia bukan cuman mobil non-mewah aja..so kenapa malu pake bensin bersubsidi? CMIIW

  4. quallesqy Mei 22, 2008 pukul 11:25 am

    1. http://quallesqy.blogspot.com/2008/05/bbm-naik-lagi.html
    2. http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0305/14/ekonomi/312498.htm
    3. http://www.korantempo.com/news/2003/5/14/Ekonomi%20dan%20Bisnis/19.html
    4. http://www.antara.co.id/arc/2008/5/4/kenaikan-harga-bbm-akan-menambah-pengangguran-jadi-60-juta/
    5. http://www.suarapembaruan.com/News/2008/05/15/Utama/ut01.htm

    Kalau dilihat dari artikel2 diatas, dapat disimpulkan bahwa kenaikan harga BBM ini diakibatkan liberalisasi ekonomi di bidang MIGAS, yang khusus MIGAS sudah direncanakan pemerintah sejak tahun 2001! dengan Undang-undang Minyak dan Gas Nomor 22 tahun 2001. UU ini kemudian di perkuat dengan dibentuknya Badan Pengatur Minyak Bumi dan Gas tahun 2003!.

    Pada artikel (2) jelas-jelas disebutkan tujuan dari Liberalisasi MIGAS ini dan apa dampaknya terhadap masyarakat. Berikut cuplikan langsung dari artikel tersebut:

    Liberalisasi sektor hilir migas membuka kesempatan bagi pemain asing untuk berpartisipasi dalam bisnis eceran migas. Bisnis itu selama ini dikuasai oleh Pertamina.

    Namun, liberalisasi ini berdampak mendongkrak harga bahan bakar minyak (BBM) yang disubsidi pemerintah. Sebab kalau harga BBM masih rendah karena disubsidi, pemain asing enggan masuk.

    Pencabutan subsidi ini seharusnya sudah selesai pada tahun 2004 yang lalu, baca artikel (1).

    Lebih lanjut di majalah Trust, edisi 11/2004 (saya tidak dapat link ataupun versi onlinenya, jadi saya cuplik langsung dari beberapa website diatas) Dirjen Migas Dept. ESDM, Iin Arifin Takhyan, mengatakan sudah terdapat 105 perusahaan yang sudah mendapat izin untuk bermain di sektor hilir migas, termasuk membuka stasiun pengisian BBM untuk umum (SPBU). Ini di tahun 2004 loh!.

    Jadi, apa yang terjadi saat ini adalah apa yang dilakukan pemerintah di masa lalu yang pemerintahan sekarang tidak memiliki keberanian melakukan perubahan.

    Ingat! ini baru dari MIGAS, akan ada lagi liberalisasi lainnya, diantaranya yang sudah terjadi adalah liberalisasi perbankan (privatisasi bank-bank pemerintah), telekomunikasi (privatisasi Indosat), jalan TOL (beneran, coba aja perhatikan, sebentar lagi pasti ada jalan TOL milik asing), dan Air (baca : http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/05/12/0034253/mimpi.berharap.air.bersih.siap.minum).

    Kita lihat UUD’45 yang kita bangga-banggakan:
    BAB XIV
    Kesejahteraan Sosial
    Pasal 33
    (1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
    (2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
    (3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: